3.1 Kesimpulan

Web usability merypakan factor yang sangat penting dalam mengembangkan sebuah web. Saat ini, banyak dilakukan penelitian untuk menghasilkan web dengan usability yang baik. Pengembang harus dapat memahami prinsip-prinsip usability tersebut.
Pada pengembangan web www.bursabaju.com masih terdapat banyak kekurangan jika dilihat dari kajian web usability. Kekurangan-kekurangan yang ditemukan pada website ini anatara lain: breadcrumb yang membingungkan, penggunana scroliing yang berlebihan, penggunaan teks secara asal, pemakaian dua bahasa pada satu website, produk yang dikategorikan dan lain-lain. Kekurangan-kekurangan tersebut dapat membuat pengguna meninggalkan website ini ketika bingung.
3.2 Saran
Analisis web www.bursabaju.com ini dapat menjadi bahan masukan bagi pengembang untuk mengembangkan website ini menjadi lebig baik. Tentu saja dengan memperhatikan aspek-aspek usability.
3.3 Daftar Pustaka
Nielsen J & Loranger H. 2006. Prioritizing Web Usability. Berkeley : New Riders.
Krug Steve. 2000. Don’t Make Me Think. A Common Sense Approach To Web Usability.
Indiana : New Riders.
Johnson Jeff. 2008. GUI Bloopers 2.0 . Burlington : Elsevier

link : www.bursabaju.com

Postingan ini berhubungan dengan postingan yang sebelumnya. Postingan ini akan melanjutkan analisis web pada www.bursabaju.com.

2.5 Login
Website ini menyediakan form login untuk pengguna. Pengguna yang sudah menjadi member akan mendapatkan diskon-diskon yang ditawarkan website ini. Form login ini berada pada tengah halaman dimana pengguna harus melakukan scrolling untuk login. Selain itu, website ini memiliki halaman tersendiri untuk menmapilkan form login. Pada Bagian login form terdapat “Request new password” yang akan meminta email atu username pengguna untuk kemudian mengirimkan link yang harus dikunjungi pengguna ke email yang mereka miliki. Link ini nantinya akan masuk ke halaman dimana pengguna akan mereset password mereka dan memasukkan password yang baru.Pada halaman login juga terdapat link “create new account” untuk pengguna yang belum terdaftar sebagai member website ini. Hal-hal yang disebutkan diatas cukup membantu pengguna baik itu untuk mendapatkan password kembali maupun membuat akun baru pada website ini. Setelah pengguna login, bagian login form isinya akan berubah menjadi status login dari pengguna yang berisi username dari pengguna, cukup membatu pengguna untuk mengetahui status loginnya. Namun yang sangat disayangkan status login ini berada diurutan paling bawah yang membuat pengguna berfikir apakah sudah login apa belum. Website yang baik seharusnya membuat status login pada awal halaman website sehingga pengguna merasa dihargai ataupun lupa apakah sudah login apa belum.
Textarea pada username dan password juga sangat panjang, padahal jarang ada pengguna yang menuliskan username dan password yang panjang. Pada pengguna yang sifatnya simple, hal ini akan terasa menggangu.

Gambar Login Form
Gambar Login Status

2.6 Teks
Pada halaman testimonial, website ini menggunakan full teks. Terdapat bold pada pengirim testimonial. Berdasarkan penelitian, mata manusia akan hanya melihat yang di cetak tebal terlebih dahulu. Oleh karena itu, mereka tidak akan membaca testimonial tersebut. Selain itu tidak ada pembatas antar testimonial yang membuat bingung pengguna.


Testimonial juga merupakan factor penting suatu website dengan model virtual storefont ini. Testimonial akan meyakinkan pengguna untuk memutuskan membeli atau tidak produk yang ditawarkan. Penempatan teks yang baik akan membantu pengguna untuk membacanya dan penambahan gambar akan membuat pengguna tertarik membaca testimonial.

2.7 Scrolling
Pada sebuah web umunya pengguna sering melakukan scrolling, tujuannya supaya pengguna bisa menemukan informasi yang diinginkan. Namun penggunaan scroll tersebut tidak selamanya membuat pengguna senang karena dituntut untuk melakukan scroll berkali-kali . Biasanya pengguna dalam melakukan scroll hanya mau melakukan dua sampai tiga kali scroll. Terkadang web dengan penggunaan scroll yang banyak dam sering akan cepat ditinggalkan penggunanya.
Web www.bursabaju.com rata-rata menggunakan scroll satu sampai tiga kali dalam menampilkan informasi yang terdapat dalam satu halaman. Namun scroll yang panjang juga dilakukan ketika pengguna ingin melihat cara belanja dan produk yang ditawarkan pada halaman awal. Untuk mengatasinya diharapkan pada halaman utama, pengembang menampilkan produk yang ditawarkan website tersebut pada awal depan dan memindahkan cara belanja pada halaman lain, sehingga scroll yang dilakukan pengguna tidak panjang. Begitu juga dengan halaman lain seperti testimonial pada website ini. Pada halaman testimonial, testimonial dibuat memanjang dan sampai bawah sehingga testimonial yang berada di urutan paling bawah jarang tersentuh sama sekali oleh pengguna. Penggunaan scrolling yang baik dapat membuat pengguna menjadi lebih nyaman.

Postingan ini masih kelanjutan dari postingan sebelumnya. Postingan ini akan berisi tentang analisis saya terhadap www.bursabaju.com. Analisis ini akan dibagi menjadi dua postingan. Seperti yang saya beritahukan dipostingan pendahuluan, saya akan mengelompokkan poin-poin berdasarkan kondisi yang saya temukan.

2.1 Nama Website dan Halaman depan
Nama website sama halnya seperti nama manusia. Nama merupakan identitas yang akan memperkenalkan isi dari website kepada pengguna tentang web yang sedang mereka kunjungi. Pada www.bursabaju.com, nama sudah menunjukkan mengenai apa isi dari website tersebut. Pada halaman depan website ini juga terdapat kalimat “online fashion store” dimana pengguna langsung akan tahu apa yang ditawarkan website ini.Namun terdapat hal penting yang mungkin disepelekan oleh pengembang www.bursabaju.com, yaitu produk baju yang mereka tawarkan malah berada paling bawah dimana pengunjung akan men-scroll beberapa kali untuk melihat baju seperti apa yang mereka tawarkan.

2.2 Penggunaan bahasa yang kurang konsisten
Bahasa merupakan salah satu penilaian dalam konsep web usability. Web yang baik hanya akan menggunakan satu bahasa saja. namun, pada website ini ditemukan pemakaian dua bahasa yaitu Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.
2.3 Kategori produk

Website ini tidak mengkategorikan koleksi mereka dengan tepat. Terdapat ketegori yang terpencar-pencar. Website ini kemungkinan garis besar mengincar pengguna dengan jenis kelamin wanita karena produk yang mereka tampilkan pertama kali hanya produk-produk wanita seperti baju atasan, baju terusan, dll. Hal ini memang cukup bagus karena pengguna dengan jenis kelamin wanita akan segera menemukan apa yang mereka cari, namun tidak baik jika halnya pengguna pria masuk ke dalam situs ini. Kemungkinan besar pengguna pria akan malas dan meninggalkan website ini.

2.4 Breadcrump

Breadcrumb digunakan untuk menginformasikan kepada pengguna mengenai posisi mereka saat ini. Dengan menggunakan breadcrumb, pengguna juga dapat menelusuri path yang telah dilaluinya sampai berada di posisi saat ini sehingga pengguna dengan mudah dapat kembali ke halaman sebelumnya. Pada website ini terdapat breadcrumb yang cukup membantu pengguna untuk mengetahui posisi mereka saat ini. Namun, terdapat suatu keanehan pada breadcrumb di website ini. Ketika pengguna berada dihalaman VIEW CHART, breadcrumb tidak muncul melainkan hanya seperti gambar dibawah ini:

Sedangkan jika pengguna berada pada home dan mengklik OUR COLLECTIONS, pengguna mendapatkan breadcrumb seperti ini:

Hal ini tentu saja membingungkan sedang dimana pengguna saat ini. Pengguna mungkin akan sangat bingung karena yang mereka klik adalah halaman login, namun yang ditampilkan pada website adalah “User account”. Penggunaan breadcrumb juga menjadi salah satu factor penting oleh karena itu disarankan pada pengembang untuk memperhatikan masalah breadcrumb ini.


Berkaitan dengan postingan saya sebelumnya, postingan pertama ini akan berkaitan dengan pendahuluan.

1. Pendahuluan
1.1 Web Usability
Web usability merupakan factor yang sangat penting dalam mempertahankan siklus hidup suatu website ataupun dalam mengembangkan suatu website. Saat ini, para pengembang dituntut harus memahami benar prinsip-prinsip usability sebelum membuat suatu website. Menurut Jacob Nielsen, Usability didefinisikan melalui lima komponen, yaitu:
1. Learnability
Learnability menjelaskan tingkat kemudahan pengguna untuk melakukan task-task dasar ketika pertama kali mereka melihat atau menggunakan hasil perancangan.
2. Efficiency
Efficiency menjelaskan tingkat kecepatan pengguna dalam menyelesaikan task-task setelah mereka mempelajari hasil perancangan.
3. Memorability
Memorability menjelaskan tingkat kemudahan pengguna dalam menggunakan rancangan dengan baik, setelah beberapa lama tidak menggunakannya.
4. Errors
Errors menjelaskan jumlah error yang dilakukan oleh pengguna, tingkat kejengkelan terhadap error dan cara memperbaiki error.
5. Satisfaction
Satisfaction menjelaskan tingkat kepuasan pengguna dalam menggunakan rancangan.
Saat ini pengguna sudah cukup pintar dalam menilai suatu website. Website dengan usability yang rendah akan dengan cepat ditinggalkan oleh pengguna dalam hitungan menit. Banyak penelitian-penelitian yang telah dilakukan untuk mengetahui perilaku pengguna suatu website. Beberapa kondisi dimana suatu web ditinggalkan anatara lain:
1. Pengguna tidak tahu tentang website yang dikunjungi
2. Pengguna tidak mendapatkan apa yang diinginkan
3. Pengguna sulit menggunakan website
4. Navigasi website yang kompleks dan membingungkan
5. Petunjuk website tidak jelas, pengguna dibawa berputar-berputar saja

1.2 Web www.bursabaju.com
www.busabaju.com merupakan suatu website yang bergerak dibidang jasa dan perdangangan pakaian. Website ini menjual pakaian seperti baju atasan, baju terusan, jaket, dll seperti yang tertera pada koleksi mereka. Website ini menawarkan jasa pengiriman barang setelah pengguna membeli pakaian yang ditawarkan mereka.
Analisis terhadap website www.bursabaju.com dilakukan dengan merujuk pada beberapa buku salah satunya buku Prioritizing Web Usability karangan Jakob Nielsen. Pada buku tersebut dijelaskan bahwa terdapat dua belas poin penting yang harus dicermati dalam mengembangkan sebuah website, yaitu : 1. Nothing to Hide, 2. The Web User Experience, 3. Revisiting Early Web Usability Findings, 4. Prioritizing Your Usability Problems, 5. Search, 6. Navigation and Information Architecture, 7.Readability & Legibility, 8. Writing for the Web, 9. Providing Good Product Information, 10. Presenting Page Elements, 11. Balancing Technology with People’s Needs,12. Design That Works
Selain merujuk kepada buku Prioritizing Web Usability analisis juga merujuk kepada buku Don`t make me think karangan Steve Krug. Analisis website www.bursabaju.com juga akan merujuk pada metode evaluasi heuristic oleh Nielsen.
Analisis yang dilakukan pada www.bursabaju.com tidak dikelompokkan berdasarkan metode-metode diatas, namun dikelompokkan berdasarkan poin-poin kondisi yang ditemukan pada website www.bursabaju.com.

Link : www.bursabaju.com

Postingan ini berkaitan dengan tugas akhir kampus saya yaitu mata kuliah interaksi manusia dan computer. Sesuai dengan mata kuliah ini, saya diminta untuk menganalisis sebuah web site. Web site ini akan dilihat dari kajian web usability. Sebelum kita analisis, saya akan membagi 3 postingan yaitu:
1. Pendahuluan
1.1 Web Usability
1.2 Web www.bursabaju.com
2. Analisis Web
www.bursabaju.com eps.1
www.bursabaju.com eps.2
3. Penutup
3.1 Kesimpulan
3.2 Saran
3.3 Daftar pustaka